Selasa, Mei 21

Serangan udara Israel menargetkan bandara Damaskus dan Aleppo di Suriah

Israel telah melakukan serangan udara terhadap dua bandara utama Suriah di kota Damaskus dan Aleppo, sehingga kedua fasilitas tersebut tidak dapat digunakan.

Mengutip sumber militer, kantor berita resmi Suriah SANA melaporkan pada hari Kamis bahwa penembakan terjadi “bersamaan” dan menyebabkan kerusakan material pada landasan bandara.

“Agresi Israel menargetkan bandara Damaskus dan Aleppo,” televisi pemerintah melaporkan melalui saluran Telegram-nya pada hari Kamis.

Sementara itu, media lokal melaporkan bahwa pertahanan udara Suriah diluncurkan sebagai respons terhadap serangan Israel.

Ada juga laporan kerusakan di bandara Aleppo tanpa adanya korban jiwa.

Agresi Israel terjadi pada saat rezim pendudukan melakukan kampanye pemboman mematikan di Jalur Gaza, menewaskan lebih dari 1.354 warga Palestina dan menghancurkan seluruh lingkungan.

Israel melancarkan serangan ke Gaza pada hari Sabtu setelah gerakan perlawanan Hamas Palestina melancarkan serangan mendadak, yang dijuluki Operasi Badai Al-Aqsa, terhadap entitas perampas kekuasaan.

Israel sering menyerang posisi militer Suriah dan sekutunya sejak tahun 2011, ketika negara Arab tersebut berada dalam cengkeraman kekerasan dan terorisme yang didukung asing.

Serangan rezim ini sebagian besar menargetkan posisi sekutu Suriah yang telah membantu negara tersebut dalam perjuangan berat melawan kelompok teror yang disponsori asing.

Damaskus telah berulang kali menyampaikan keluhan kepada PBB atas serangan Israel, dan mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengambil tindakan terhadap kejahatan Tel Aviv. Namun tuntutan mereka tidak didengarkan.

[presstv.ir]