Minggu, Agustus 31

Dunia

Amerika Tak Lagi Populer
Dunia

Amerika Tak Lagi Populer

Oleh Mohammad Mahdi Abbasi, Peneliti Studi Amerika Musim panas tahun 2025 menandai perubahan besar dalam lanskap global: Amerika Serikat tidak lagi memegang dominasi tak terbantahkan seperti sebelumnya. Di dalam negeri, negara ini tengah bergulat dengan krisis mendalam—polarisasi politik, ketidakstabilan ekonomi, dan ketegangan rasial. Di panggung internasional, tantangan yang dihadapi bahkan lebih serius: menurunnya kepercayaan publik, reputasi yang merosot, dan menjauhnya sekutu-sekutu tradisional. Di bawah masa jabatan kedua Presiden Donald Trump, tren penurunan ini semakin cepat. Dukungan terbuka terhadap rezim Zionis dalam genosida Gaza, keterlibatan aktif dalam perang 12 hari melawan Iran, serta kebijakan agresif terhadap berbagai negara telah memperburuk citra global Amerika s...
Republik Islam Menunjukkan Keteguhan Luar Biasa Fondasi Negara kepada Dunia
Dunia

Republik Islam Menunjukkan Keteguhan Luar Biasa Fondasi Negara kepada Dunia

Dalam rangka memperingati hari ke-40 para syuhada dari perang agresi selama 12 hari yang dilancarkan rezim Zionis terhadap bangsa Iran, hari ini diadakan upacara penghormatan kepada para syuhada tersebut atas prakarsa Pemimpin Revolusi Islam di Husainiyah Imam Khomeini (rahimahullah), dengan dihadiri oleh keluarga para syuhada, berbagai lapisan masyarakat, serta sejumlah pejabat negara. Dalam pidatonya pada acara tersebut, Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam menyebut perang ini sebagai manifestasi dari tekad dan kekuatan Republik Islam, serta sebagai ajang untuk menunjukkan keteguhan luar biasa fondasi negara. Beliau menegaskan bahwa akar utama dari permusuhan terhadap Iran adalah penentangan para musuh terhadap iman, ilmu pengetahuan, dan persatuan bangsa Iran. Beliau berkata: “Denga...
Musuh-musuh Iran sedang memukul besi dingin — Gerakan militer dan ilmiah akan terus melaju dengan lebih cepat
Dunia

Musuh-musuh Iran sedang memukul besi dingin — Gerakan militer dan ilmiah akan terus melaju dengan lebih cepat

BismillahirrahmanirrahimWahai Bangsa Iran yang Terhormat! Hari ini menandai hari keempat puluh dari kesyahidan sekelompok saudara sebangsa kita yang tercinta, di antara mereka terdapat para komandan militer yang cakap dan para ilmuwan nuklir yang terkemuka. Serangan ini dilakukan oleh rezim Zionis yang jahat dan kriminal, musuh keji dan keras kepala dari bangsa Iran. https://www.leader.ir/fa/pictures/album/2114/grid?img=61032_596.jpg Tak diragukan, kehilangan komandan seperti syuhada Bagheri, Salami, Rashid, Hajizadeh, Shadmani dan para personel militer lainnya, serta ilmuwan seperti syuhada Tehranchi, Abbasi, dan para ilmuwan lainnya, adalah pukulan berat bagi bangsa manapun. Namun, musuh yang bodoh dan berpikiran sempit itu gagal mencapai tujuannya. Masa depan akan membuktika...
Pesan televisi ketiga Rahbar yang ditujukan kepada rakyat Iran setelah serangan rezim Zionis.
Dunia

Pesan televisi ketiga Rahbar yang ditujukan kepada rakyat Iran setelah serangan rezim Zionis.

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Salam dan penghormatan yang tinggi kepada rakyat Iran yang terhormat dan besar. Pertama-tama, saya menghormati para syuhada yang gugur dalam peristiwa terakhir; para jenderal syuhada, ilmuwan syuhada yang sungguh-sungguh berharga bagi Republik Islam dan telah mengabdi, dan hari ini di hadapan Tuhan, mereka menerima balasan atas jasa-jasa mereka yang luar biasa, insya Allah. Saya merasa perlu untuk mengucapkan selamat kepada rakyat besar Iran. Ada beberapa ucapan selamat yang saya sampaikan kepada rakyat: Pertama, ucapan selamat atas kemenangan atas rezim palsu Zionis. Rezim Zionis dengan segala kebisingan dan klaimnya, hampir hancur dan remuk di bawah pukulan Republik Islam. Mereka tidak pernah membayangkan bahwa pukulan se...
Agresi AS menyerang persatuan nasional dan identitas Iran: Khatami, Mantan Presiden
Dunia

Agresi AS menyerang persatuan nasional dan identitas Iran: Khatami, Mantan Presiden

Mantan Presiden Iran Mohammad Khatami mengutuk keras serangan militer AS terakhir di wilayah Iran, menyebut serangan tersebut sebagai serangan langsung terhadap persatuan nasional dan identitas Iran. Pernyataannya tersebut menyusul serangan udara AS semalam terhadap fasilitas nuklir Iran di Natanz, Fordow, dan Isfahan. Agresi yang diperintahkan oleh Presiden Donald Trump digambarkan oleh Washington sebagai langkah untuk melumpuhkan kemampuan nuklir Iran. Trump memperingatkan bahwa Tehran harus setuju untuk "mengakhiri perang ini" atau menghadapi konsekuensi yang lebih parah. Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada hari Minggu, Khatami mengutuk tindakan Washington sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan integritas teritorial Iran. Dia memperingatkan b...
Bangsa Iran akan berdiri teguh menghadapi perang dan perdamaian yang dipaksakan, dan tidak akan menyerah
Dunia

Bangsa Iran akan berdiri teguh menghadapi perang dan perdamaian yang dipaksakan, dan tidak akan menyerah

Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam, Ayatullah al-Udzma Sayyid Ali Khamenei, siang hari ini dalam sebuah pesan televisi memuji sikap tenang, pemberani, dan tepat waktu dari bangsa Iran dalam menghadapi agresi bodoh dan jahat dari musuh Zionis baru-baru ini. Beliau menyatakan bahwa hal ini menunjukkan kematangan bangsa dan keteguhan akal serta spiritualitas, dan menegaskan: Bangsa Iran akan berdiri kokoh menghadapi perang yang dipaksakan, sebagaimana juga akan berdiri kokoh menghadapi perdamaian yang dipaksakan. Bangsa ini tidak akan menyerah terhadap pemaksaan dari siapa pun. Ayatullah Khamenei juga merujuk pada pernyataan penuh ancaman dan hinaan dari Presiden Amerika Serikat, seraya menegaskan: Orang-orang berakal yang mengenal Iran, bangsanya, dan sejarahnya tidak akan pernah berbicara...
Pemimpin Hezbollah: Kami Berdiri Bersama Iran, Akan Bertindak Sesuai yang Kami Anggap Tepat
Dunia

Pemimpin Hezbollah: Kami Berdiri Bersama Iran, Akan Bertindak Sesuai yang Kami Anggap Tepat

Sekretaris Jenderal Hezbollah, Syaikh Naim Qassem, memuji Republik Islam Iran pada hari Kamis sebagai model global keteguhan dan kepemimpinan moral, menghargai dukungannya yang tak tergoyahkan bagi yang tertindas dan perannya yang utama dalam perjuangan pembebasan Palestina. Dalam pernyataan publik, Syaikh Qassem menggambarkan Iran sebagai "model kemanusiaan terkemuka bagi rakyat bebas di dunia," menekankan bahwa di bawah kepemimpinan pemimpin Iran Sayyed Ali Khamenei, negara tersebut telah lama menentang ambisi kekuatan hegemonik, yang dipimpin oleh Amerika Serikat. "Para tiran dan imperialis tidak dapat menerima ketahanan Iran selama 46 tahun menghadapi blokade dan agresi," kata Syaikh Qassem. "Amerika yang tiran dan 'Israel' yang kriminal tidak akan mampu menundukkan rakyat Ira...
Ayatollah Sistani Mengecam Agresi Israel Terhadap Iran, Ancaman Terhadap Ayatollah Khamenei
Dunia

Ayatollah Sistani Mengecam Agresi Israel Terhadap Iran, Ancaman Terhadap Ayatollah Khamenei

Ulama Syiah terkemuka Irak, Ayatollah Sistani, telah mengutuk keras agresi Israel yang berkelanjutan terhadap Iran serta ancaman untuk membunuh Pemimpin Revolusi Islam, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei. Dalam sebuah pernyataan pada Kamis pagi, Ayatollah Sistani dengan tegas memperingatkan bahwa setiap tindakan kriminal semacam itu, selain melanggar prinsip-prinsip agama dan etika yang jelas serta merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum dan norma internasional, akan memiliki konsekuensi yang mengerikan bagi kawasan tersebut. Dalam beberapa hari terakhir, menyusul agresi sembrono dan ilegal terhadap Republik Islam, yang mengakibatkan pembunuhan banyak komandan militer berpangkat tinggi, ilmuwan nuklir, serta warga sipil, para pejabat rezim Israel telah mengeluarkan ancaman te...
Pemimpin: Iran Tegas Menentang Perang yang Dipaksakan; Intervensi AS Akan Menyebabkan ‘Kerusakan Tak Terpulihkan’
Dunia

Pemimpin: Iran Tegas Menentang Perang yang Dipaksakan; Intervensi AS Akan Menyebabkan ‘Kerusakan Tak Terpulihkan’

Pemimpin Revolusi Islam, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu, mengatakan bahwa bangsa Iran akan “berdiri dengan tegas” melawan perang yang dipaksakan. Dalam sebuah pesan yang disiarkan di televisi, di tengah agresi terus-menerus Israel terhadap Republik Islam Iran, Ayatollah Khamenei menegaskan bahwa bangsa Iran tidak akan pernah menyerah terhadap “bentuk paksaan apa pun.” Menyikapi agresi Israel yang terus berlangsung terhadap Republik Islam, Pemimpin Revolusi Islam memuji rakyat Iran atas sikap mereka yang “tenang, berani, dan tepat waktu.” Ia menyebutkan bahwa respons berani dari rakyat mencerminkan kedewasaan bangsa yang semakin meningkat, serta kekuatan spiritual dan intelektualnya. “Bangsa Iran akan berdiri teguh menghadapi perang yang di...