Minggu, Agustus 31

Agresi AS menyerang persatuan nasional dan identitas Iran: Khatami, Mantan Presiden

Mantan Presiden Iran Mohammad Khatami mengutuk keras serangan militer AS terakhir di wilayah Iran, menyebut serangan tersebut sebagai serangan langsung terhadap persatuan nasional dan identitas Iran.

Pernyataannya tersebut menyusul serangan udara AS semalam terhadap fasilitas nuklir Iran di Natanz, Fordow, dan Isfahan.

Agresi yang diperintahkan oleh Presiden Donald Trump digambarkan oleh Washington sebagai langkah untuk melumpuhkan kemampuan nuklir Iran. Trump memperingatkan bahwa Tehran harus setuju untuk “mengakhiri perang ini” atau menghadapi konsekuensi yang lebih parah.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada hari Minggu, Khatami mengutuk tindakan Washington sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan integritas teritorial Iran.

Dia memperingatkan bahwa tujuan sebenarnya dari perang ini adalah untuk membongkar kekuatan nasional Iran dan mengganggu semangat kolektif rakyatnya.

AS berusaha menghancurkan identitas dan persatuan Iran, kata Khatami

“Aliansi kejahatan dan agresi,” kata Khatami, “adalah aliansi melawan persatuan teritorial Iran, warisan peradaban yang berharga, dan identitas rakyat Iran.”

Dia menggambarkan serangan yang dipimpin AS sebagai kampanye yang lebih luas yang bertujuan untuk merongrong fondasi masyarakat Iran.

Seruan untuk kebijaksanaan dan kewaspadaan dalam respons Iran

Sambil mengutuk agresi tersebut, Khatami mendesak para pemimpin Iran untuk bertindak dengan hati-hati, bijaksana, dan disiplin.

Dia menyerukan kebijaksanaan dan kehatian-hatian dalam semua keputusan, posisi, dan tindakan pertahanan dan diplomatik, mendesak agar tindakan diambil tanpa reaksi emosional atau dorongan balas dendam.

Mantan presiden Iran tersebut menekankan bahwa hak Iran untuk mempertahankan diri dan mencegah harus bertujuan untuk mengakhiri perang “dengan biaya serendah mungkin dan dalam waktu sesingkat mungkin,” guna mengembalikan harapan dan stabilitas kepada rakyat Iran.

Khatami mengatakan keterlibatan AS menandakan keruntuhan moral global

Khatami menunjukkan bahwa keterlibatan langsung AS dalam konflik “adalah bukti keruntuhan moral dan hukum yang parah yang mendominasi tatanan global saat ini.”

Dia juga memperingatkan bahwa “perang ini mengancam tidak hanya Iran tetapi juga koeksistensi global, keamanan, dan perdamaian,” dengan meminta pertanggungjawaban AS atas destabilisasi tatanan regional dan internasional.

[Al Mayadeen]