Selasa, Mei 21

Rahbar: Jika kejahatan Israel terus berlanjut, tidak ada yang bisa menghentikan umat Islam, kekuatan perlawanan

Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei mengatakan jika kejahatan Israel terhadap warga Palestina di Gaza terus berlanjut, tidak ada yang bisa menghentikan umat Islam dan pasukan perlawanan.

Berbicara dalam pertemuan dengan sekelompok elit Iran dan pakar ilmiah terkemuka pada hari Selasa, Ayatollah Khamenei mengatakan bahwa negara-negara Muslim marah atas pemboman Israel di Jalur Gaza.

“Jika kejahatan ini terus berlanjut, umat Islam dan kekuatan perlawanan akan menjadi tidak sabar, [dan] tidak ada yang bisa menghentikan mereka,” katanya.

“Ini adalah fakta yang ada. Tentu saja, apa pun yang dilakukan rezim Zionis, mereka tidak akan mampu menutupi skandal kegagalan yang dideritanya.”

Pemimpin juga mengatakan bahwa apa yang ada di depan mata seluruh dunia di Palestina adalah kejahatan genosida yang dilakukan rezim Israel.

Klaim beberapa negara bahwa Palestina telah membunuh warga sipil adalah salah karena semua yang tinggal di permukiman di wilayah pendudukan bersenjata, tegasnya.

“Sekarang anggaplah mereka adalah warga sipil. Berapa banyak warga sipil yang terbunuh? Rezim pendudukan ini membunuh warga sipil ratusan kali lebih banyak; perempuan, anak-anak, orang tua dan remaja. Angkatan bersenjata tidak tinggal di gedung-gedung Gaza. Mereka berada di tempatnya masing-masing. Mereka (Israel) juga mengetahuinya. Ini semua adalah manusia. Mereka memilih tempat-tempat ramai dan menyerangnya… Pemerintahan rezim Zionis yang menduduki harus diadili hari ini.”

Ayatollah Khamenei juga mencatat bahwa banyak informasi menunjukkan bahwa AS sedang merumuskan kebijakan saat ini dalam rezim Zionis.

“Amerika harus mempertimbangkan tanggung jawab mereka [terkait kejahatan Israel di Gaza]… Pengeboman harus segera dihentikan,” tambahnya.

Di bagian lain dalam sambutannya, Imam mendesak para cendekiawan dan ilmuwan untuk tidak bersikap acuh tak acuh terhadap situasi di Gaza.

“Saat ini, dalam kasus Gaza, kita semua mempunyai tanggung jawab untuk bereaksi. Kami harus menunjukkan reaksi. Ada yang kelaparan, ada yang dibombardir, dan ada yang menjadi martir dalam jumlah ratusan. Seorang manusia yang masih memiliki nurani harus berusaha mengenali kebenaran dan mempertahankannya. Pandangan acuh tak acuh terhadap suatu permasalahan tidaklah dibenarkan,” kata Ayatollah Khamenei.

[presstv]